Selasa, 11 Juli 2017

Konsep Dasar Wirelless concept

  Hai selamat Sore kali ini teman-teman yang PKL dan juga saya sedang mendalami materi tentang Konsep Dasar Wirelless concept
A.Pengertian
Wirelless adalah setiap jenis jaringan komputer yang menggunakan koneksi data nirkabel untuk menghubungkan node jaringan .  Wireless jaringan telekomunikasi pada umumnya dilaksanakan dan dikelola dengan menggunakan komunikasi radio . Implementasi ini berlangsung di tingkat fisik (layer) dari model OSI struktur jaringan.
 
Wirelless LAN adalah jaringan komputer nirkabel yang menghubungkan dua atau lebih perangkat menggunakan metode distribusi nirkabel (sering menyebar-spektrum atau OFDM radio) dalam wilayah terbatas seperti rumah, sekolah, laboratorium komputer, atau gedung perkantoran .
B.Latar Belakang 
membaca dan memahami tentang Wirelles Concept
 
C.Maksud dan Tujuan maksud dan tujuanya yaitu agar paham tentang Wirelles Concept

D.Alat dan Bahan
-Ebook MikroTik
Materi:
Wirelless Concept 
  • Wireless LAN – 802.11
- 802.11 - 2.4Ghz
  1. 802.11-b : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 2.4Ghz berkecepatan transfer data 11Mbps
  2. 802.11-b/g : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 2.4Ghz berkecepatan transfer data 54Mbps
  3. 802.11-b/g/n : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 2.4Ghz berkecepatan transfer data 300Mbps
- 802.11 – 5Ghz
  1. 802.11-a/g : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 5Ghz berkecepatan transfer data 54Mbps
  2. 802.11-a/g/n : Wireless Lan yang menggunakan Frequency 5Ghz berkecepatan transfer data 300Mbps
Kaidah dalam WirelessLAN
  • Kaidah Wireless :
  1. Tx Power – Daya Pancar signal wireless 
  2. Rx Sensivity – Sesitifitas Menerima signal 
  3. Looses – hambatan karena Kabel & Konektor 
  4. EIRP – Daya pancar total beserta Antenna 
  5. Free Space Loss (FSL) – Hambatan udara
Signal Calculation Formula
 
RX-Rate Calculation
•  Contoh Kasus :
– Access Point 100 mWatt
– tanpa booster
– kabel LMR400 100 feet
– antenna grid 24 db
– frekuensi 2,4 GHz
– jarak 10 km
 

Untuk jarak yang cukup jauh, perencanaan ketinggian antena/tower harus memperhitungkan lengkung bumi.

Image

b.Antena Concept
- Antena Omnidirectional adalah antena yang memancar sama di semua arah
Image


- Flat Panel Antenna adalah Sebuah antena panel, dalam bentuk yang paling sederhana, terdiri dari dipole ditempatkan di depan reflektor layar data
Image


- Grid Antenna 
Image


- Solid Disc Antenna adalah antena yang biasanya digunakan untuk aplikasi point to point untuk jarak yang jauh. Mounting pada tower harus baik, faktor angin cukup berpengaruh. Dibutuhkan ketelitian pointing.

Image


Image


- Sectoral Antenna adalah jenis directional microwave antena dengan sektor -Berbentuk pola radiasi . Kata "Sektor" digunakan dalam arti geometris; beberapa bagian dari keliling lingkaran diukur dalam derajat busur.

Image

 - Sectoral Antenna (Array) adalah adalah seperangkat beberapa terhubung antena yang bekerja sama sebagai satu antena, untuk mengirimkan atau menerima gelombang radio


Image


 Point to Point
  • Menghubungkan 2 buah alat, biasanya menggunakan antenna directional dan jarak yang cukup jauh
  • Kedua alat cukup menggunakan lisensi level 4 : Bridge dan Station
  • Bisa menggunakan proprietary setting (nstream, Custom Frequency)
Image

 Point to Point (Dual Nstream)
  • Masing-masing titik menggunakan 2 buah antena dan 2 buah wireless card
  • Satu link untuk transmit dan satu link untuk receive.
  • Mikrotik proprietary setting

Image


Point to Multipoint
  • 1 buah AP Mikrotik sebagai base station untuk melayani CPE
Image


WDS (Wireless Distribution System) adalah cara terbaik bagaimana untuk menghubungkan banyak titik akses dan memungkinkan pengguna untuk bergerak tanpa mendapatkan terputus dari jaringan.

Image


Hasil : Paham tentang materi yang di pelajari
Referensi:  

0 komentar:

Posting Komentar

Soal Ujian Nasional SMK Mata Pelajaran Bahasa Inggris 2015

Soal Ujian SMK Bahasa Inggris 2015